Melihat
pemandangan dan keseharian masarakat di sekitar saya,anda dan kalian mungkin
tidak jauh berbeda. Parapedagang telah
beraktifitas saat sebagian orang sedang terlelap dalam tidurnya, jam 12 malam
pasar – pasar mulai rame dan mereka sibuk menyiapkan/memulai aktifitasnya
Petani
yang selalu bangun lebih awal untuk bersiap berangkat ke sawah / ladang
miliknya atau pun hanya mengerjakan ladang milik orang lain karena mereka
sebagian adalah buruh tani.
Pelajar
dan Guru mungkin tidak terjadi di semua wilayah, tapi untuk mereka yang berada
di perkampunggan bangun pagi dan bergegas berangkat menaklukan jalan yang
sebagian tidak layak untuk di lewati pelajar dan guru. Karena jalanannya terjal
atau harus melintasi sungai (BUKANnya ALAY atau Berlebihan) tapi memang seperti
itu lah adanya yang pernah saya lihat, baca, dan dengar dari masarakat
setempat.
Pegawai
swasta entah itu di kota,pingiran atau pun kampung saat mereka bergegas berangkat memulai
Aktifitasnya di temani lampu seadanya dan mendahului matahari yang masih
sembunyi di pagi hari perharap akan mendapatkan rejeki yang layak untuk di
berikan ke keluarganya demi kelangsungan hidupnya dan keluarganya.
Mereka
semua mengharapkan perubahan, perubahan yang jauh lebih baik untuk masa
depannya, istrinya/keluarganya mereka mengantungkan cita-citanya dan
harapannya, mereka bersemangat demi kehidupan yang lebih baik. Mereka menjalani
semua rintangan,cobaan dan kesulitan tampa mengeluh/menceritakan penderitaannya
ke siapan walopun itu ke keluarganya sendiri. Sangat bangga saya dengan mereka
yang hebat dan tangguh. Masarakat yang sangat kuat, keras seperti batu meteor yang
terjatuh dari angkasa kebumi.
Indonesia
dengan era demokrasinya, saya bangga dengan masarakat yang tangguh dan
menginginkan perubahan/mau mencoba merubah lebih baik. Tidak perluh merubah
Indonesia jadi lebih baik cukup keluarga dan sanak sodara. Karena Negara ini
telah mempunyai pemimpin yang sebagian orang memandangnya bagus dan sebagian
orang menilainya gagal. Sebuah proyek besar untuk pemerintah dan para pemimpin merubah
Negara ini menjadi lebih baik, infrastruktur dalam segala bidang yang menunjang
perubahan yang lebih baik harus segera di maksimalkan dalam segala bidang.
Sehinga tidak ada lagi cerita sekolahan yang tidak layak, jalan rusak/macet, banjir
karena waduk/bendungan tidak mampu lagi menampu air atau bendungan yang jebol
karena minimnya perawatan bahkan tidak pernah ada perawatan. Sudah cukup
masarakat menjadi korban kecerobohan dan keteletoran para pemerintah/pemimpin
tidak sedikit rakyat mati sia-sia karena bencana Alam atau bencana buatan
kalian. Bukan kah masarakat Indonesia tidak sedikit yang pintar di segala
bidang dan teknologi sudah berkembang di Negara ini? Sulit kah untuk
memperbaiki segala infrastruktur agar meminimkan masarakat menjadi korban dan
mati sia-sia?
Apa
sengaja pemerintah ingin membuat sejarah dalam Negara ini, masarakat yang mati
karena gizi buruk, hampir separo / (50%) rakyat ACEH mati karena sunami,
masarakat yang mati karena tanah longsor atau kelongsoran sampah seperti yang
telah terjadi dll. Kereta api, bus, pesawat dan kendaraan transportrasi lainnya
yang jarang bahkan tidak pernah di cek dan dirawat sehinga kecelakaan tidak
jarang terjadi mulai pesawat jatuh, kapal terbakar, bus masuk jurang, kereta
api anjlok.
Telah lelah kami akan ini semua, harapan,
impian, kepercayaan, toleransi dan kesabaran untuk para pemimpin sudah cukup kami
hanya meinginkan hasil dan realisasi dari janji – janji kalian yang membuat
kalian terpilih karena banyaknya masarakat yang mempercayaimu. Kami telah
bekerja keras demi merubah dan perubahan lebih baik walopun hanya sebatas untuk
diri sendiri dan keluarga. Lihat lah masarakat mulai dari kota hinga
perkampungan kumuh, kampi menginginkan hidup yang lebih baik dan layak………